akhirnya kutemukan jua
sejatinya pintu rumahMu
begitu langkah menapak hingga digerbang
deritnya terngiang hingga ke Ulun Tanjung
getarnya menguncang dunia
tanpa tersadar ku bergumam
" lokah samastah sukhinoh bhavantuh,
lokah samastah sukhinoh bhavantuh,
lokah samastah sukhinoh bhavantuh "
tumpahlah sudah kerinduan
penuh suka cita
dipenjamuanMu
Kayuputih, 2 Februari 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar